Jakarta --- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus berupaya memperkuat ekosistem jaminan produk halal. Salah satunya, melalui penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan tersertifikasi profesi. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Full Assessment Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BPJPH bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Kantor LSP BPJPH, Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Sekretaris Utama BPJPH Muhamad Aqil Irham mengatakan bahwa keberadaan LSP BPJPH memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan SDM di tengah besarnya potensi dan perkembangan pasar produk halal di Indonesia. Karena itu, asesmen dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan pendirian dan operasional LSP telah terpenuhi, baik dari sisi dokumen, sarana dan prasarana, maupun kesiapan personel pengelola. Karenanya, asesmen ini merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan LSP BPJPH dalam menyelenggarakan sertifikasi kompetensi profesi di bidang Jaminan Produk Halal.

/uploads/Whats_App_Image_2026_10_30_at_17_53_31_5e0ef27c4b.jpeg

“Asesmen ini penting dalam upaya kita menyiapkan SDM halal yang kompeten melalui penyelenggaraan sertifikasi kompetensi, sekaligus menjadi langkah krusial untuk memastikan kesiapan serta kepatuhan standar lisensi uji kompetensi di bidang jaminan produk halal.” jelas Muhamad Aqil Irham, di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

/uploads/Whats_App_Image_2026_10_30_at_17_53_33_5822594046.jpeg

Dalam asesmen tersebut, tim asesor BNSP melakukan pemeriksaan terhadap tiga aspek utama, yaitu kelengkapan dan validasi dokumen, kesiapan infrastruktur kantor, serta kompetensi dan kesiapan personel pengelola LSP BPJPH.

Ketua Tim Asesor Lisensi BNSP sekaligus Komisioner BNSP, Muhammad Nur Hayid, menyampaikan bahwa perkembangan jaminan produk halal kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Sehingga, hal itu perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM dan lembaga yang mendukung ekosistem halal yang semakin besar.

“Halal kini telah menjadi bagian dari lifestyle masyarakat. Oleh karena itu, LSP BPJPH perlu menjadi contoh sekaligus pemicu bagi LSP lain yang bersinggungan dengan ekosistem halal agar terus terpacu meningkatkan mutu dan kualifikasinya,” ungkapnya.

/uploads/Whats_App_Image_2026_10_30_at_17_53_26_1_1d5f3248a1.jpeg

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia JPH sekaligus Direktur/Ketua Tim Pembentuk LSP BPJPH, Indrayani, menyampaikan bahwa BPJPH telah melakukan berbagai persiapan untuk memenuhi persyaratan asesmen. Persiapan tersebut melibatkan jajaran pimpinan, asesor, dan tim administrasi guna memastikan seluruh aspek penyelenggaraan LSP siap dinilai sesuai ketentuan BNSP.

/uploads/Whats_App_Image_2026_10_30_at_17_53_27_27080ecc52.jpeg

BPJPH berharap LSP BPJPH dapat segera memperoleh lisensi dan beroperasi secara optimal untuk mendukung pengembangan serta sertifikasi kompetensi SDM di bidang halal. Dengan demikian, ketersediaan tenaga profesional yang kompeten, kredibel, dan berintegritas dapat semakin diperkuat guna mendukung penyelenggaraan JPH nasional.

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan BPJPH E.A. Chuzaemi Abidin, Asesor Lisensi Muda sekaligus Komisioner BNSP Amilin, Asesor Lisensi Anggota BNSP Donny Sunarto, beserta jajaran BPJPH dan BNSP. []