Malang — Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem halal nasional yang terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor, dengan perguruan tinggi sebagai salah satu pilar utama. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi keynote speaker dalam Indonesia Halal Ecosystem Summit & Halal Metric Awards 2026 yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang.
Menurutnya, penguatan ekosistem halal merupakan langkah strategis dalam mendorong daya saing produk Indonesia di tingkat global. Ia menekankan bahwa pengembangan sektor halal tidak lagi bersifat sektoral, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri. Dalam konteks ini, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan, riset, dan implementasi di lapangan.
“Universitas menjadi bagian penting dalam ekosistem halal karena memiliki laboratorium sebagai basis pemeriksaan halal. Termasuk Universitas Brawijaya yang menjadi salah satu pelopor halal di Indonesia. Peran ini kita dorong sebagai mata rantai ekosistem, sekaligus menjadi jembatan antara kebijakan, riset, dan implementasi di lapangan,” jelas Babe Haikal, sapaan akrab Ahmad Haikal Hasan, di Kampus Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (05/05/2026).













