BPJPH: Program SEHATI Perkuat Ekosistem Halal, Antarkan Wisata Ramah Muslim Indonesia ke Peringkat 2 Dunia

23 Juni 2026 - 08.00

BPJPH: Program SEHATI Perkuat Ekosistem Halal, Antarkan Wisata Ramah Muslim Indonesia ke Peringkat 2 Dunia

Jakarta — Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyambut baik capaian Indonesia yang berhasil meraih peringkat kedua sebagai Muslim-Friendly Destination of The Year dalam ajang Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards 2026. Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan bahwa peningkatan peringkat Indonesia dari posisi kelima pada tahun 2025 menjadi peringkat kedua pada tahun 2026 menunjukkan semakin kuatnya ekosistem halal nasional yang dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk melalui percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha yang dilakukan BPJPH.

"Capaian ini menunjukkan bahwa Indonesia semakin diakui dunia sebagai destinasi yang mampu menghadirkan kenyamanan dan kepastian layanan bagi wisatawan Muslim. Salah satu faktor penting dalam penguatan ekosistem tersebut adalah tersedianya produk dan layanan halal yang terpercaya melalui implementasi Jaminan Produk Halal," ujar Haikal Hasan, Senin (22/6/2026).

Menurut Haikal, ketersediaan makanan dan minuman halal merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung daya saing destinasi wisata ramah Muslim. Karena itu, BPJPH terus memperluas akses sertifikasi halal bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro dan Kecil (UMK), melalui Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI).

Melalui Program SEHATI, BPJPH memberikan fasilitasi sertifikasi halal gratis mulai dari proses pengajuan hingga penerbitan sertifikat halal melalui skema pernyataan pelaku usaha (self declare) yang didampingi oleh Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Program ini menjadi instrumen strategis dalam memperluas jumlah produk bersertifikat halal sekaligus memperkuat ekosistem halal nasional.

Dalam dua tahun terakhir, BPJPH bersama Kementerian Pariwisata secara khusus berkolaborasi mempercepat sertifikasi halal bagi pelaku UMK di kawasan dan desa wisata. Inisiatif tersebut bertujuan meningkatkan kualitas produk, standar layanan, dan daya saing destinasi wisata Indonesia di pasar wisata halal global.

Hingga saat ini, BPJPH telah menerbitkan 31.617 sertifikat halal bagi UMK desa wisata yang tersebar di 1.372 desa wisata pada 37 provinsi di seluruh Indonesia. Produk-produk UMK tersebut mencakup makanan, minuman, pusat oleh-oleh, katering, hingga berbagai usaha pendukung sektor pariwisata yang menjadi bagian penting dari pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Indonesia.

Atas upaya tersebut, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memberikan apresiasi langsung kepada Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan pada acara Penyerahan Sertifikat Halal secara Simbolis bagi Pelaku UMK di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 31 Mei 2026 lalu.

BPJPH juga mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan Kementerian Pariwisata bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan destinasi wisata ramah Muslim di Indonesia. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia di pasar wisata halal dunia.

"Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat ekosistem halal Indonesia. Melalui sertifikasi halal, pembinaan UMK, dan kolaborasi lintas sektor, kami optimistis Indonesia dapat menjadi destinasi wisata ramah Muslim terbaik dunia sekaligus pusat ekosistem halal global yang berdaya saing dan berkelanjutan," tutup Haikal Hasan. []

Bagikan

Cek Produk Halal

Infografis

halal.go.id
logo halal

Jl. Raya Pd. Gede No.13, RW.1, Pinang Ranti, Kec Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13560

Hubungi Kami

Telp: 176

Whatsapp: 08111421142

Email: layanan@halal.go.id

Ikuti Kami

© Copyright 2022 Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.