Jakarta — Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar acara buka puasa bersama para stakeholder layanan jaminan produk halal nasional, di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Pemeriksa Halal LPPOM, dan Asosiasi Lembaga Pemeriksa Halal Indonesia (ALPHI). Kegiatan yang digelar di Gedung BPJPH Jakarta, Jumat (13/3/2026) ini selain sebagai wadah koordinasi juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah sekaligus sinergi kolaborasi dalam penyelenggaraan jaminan produk halal.
Acara dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Harian Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Fatwa MUI Aminuddin Yakub, Ketua LPH LPPOM Muti Arintawati, serta Ketua Umum ALPHI Elvina A Rahayu. Hadir pula Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham bersama para Deputi, Inspektur, Kepala Pusat, Kepala Biro, Direktur, dan jajaran pejabat BPJPH.
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, yang hadir secara daring karena pada saat bersamaan menghadiri agenda rapat kabinet di Istana Negara bersama Presiden, dalam sambutannya mengatakan bahwa kebersamaan di antara pemangku kepentingan penyelenggaraan jaminan produk halal sangat penting dalam membangun ekosistem halal nasional yang kuat dan sehat.
"Mari kita bersatu bersama membangun ekosistem halal yang sehat di Indonesia, demi terwujudnya Halal Indonesia untuk masyarakat dunia.” kata Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, yang akrab disapa Babe Haikal.
Menekankan pentingnya persatuan dan dialog dalam membangun kemajuan bersama. Babe Haikal mencontohkan teladan para nabi dalam menghadapi perbedaan dan konflik dengan pendekatan dialog.
Merujuk sejarah Islam, Rasulullah SAW tetap menjalin hubungan yang baik bahkan dengan pihak yang pernah berseberangan, seperti Abu Sufyan setelah berbagai peristiwa peperangan. Prinsip yang sama, juga tercermin dalam kisah Nabi Musa yang diperintahkan Allah untuk mendatangi Firaun dengan ucapan yang lembut sebagaimana dikisahkan dalam Al Qur'an Surat Thaha.
“Nilai-nilai tersebut mengajarkan bahwa dialog dan persatuan menjadi kunci untuk membangun kejayaan. Karena itu, mari kita bersatu membangun ekosistem halal yang sehat di Indonesia demi terwujudnya Halal Indonesia untuk masyarakat dunia,” ujar Haikal saat memberikan sambutan secara daring.
Lebih lanjut, Babe Haikal menambahkan bahwa penguatan ekosistem halal tidak dapat dilakukan hanya oleh satu lembaga saja, melainkan memerlukan kolaborasi yang erat di antara seluruh pemangku kepentingan.










