Menurutnya, RA merupakan instrumen strategis untuk menciptakan kemudahan akses produk antarnegara melalui mekanisme saling pengakuan sertifikasi yang kredibel dan terverifikasi. Dengan adanya pengakuan tersebut, proses ekspor-impor produk halal menjadi lebih efisien karena pelaku usaha tidak perlu melalui prosedur sertifikasi yang berulang di setiap negara tujuan. Hal ini pada akhirnya menekan biaya, mempercepat waktu edar produk, dan meningkatkan daya saing industri.
Wakil Duta Besar dan Konsul Jenderal Kedutaan Besar Filipina untuk Indonesia, Gonaranao B. Musor, menegaskan bahwa pengakuan bersama mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama perdagangan halal berbasis kerangka antar pemerintah.
“Penandatanganan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama perdagangan halal antara Indonesia dan Filipina,” ujarnya.
Kepala Urusan Luar Negeri Kedutaan Besar Meksiko untuk Indonesia, Rodrigo Vazquez Ortega, menilai kerja sama tersebut sebagai kelanjutan konkret hubungan bilateral yang telah dibangun sejak 2024.
“Ini merupakan dampak nyata dari kerja sama Indonesia dan Meksiko yang telah dimulai pada 2024.,” katanya.
Melalui perluasan pengakuan internasional ini, BPJPH berharap terbentuknya sistem perdagangan halal yang semakin terstandar, transparan, dan saling terhubung antarnegara. Selain itu, penguatan jejaring pengakuan global ini mencerminkan kepercayaan pasar internasional terhadap sertifikasi halal Indonesia, memperluas penetrasi ekspor produk nasional, serta pada akhirnya memperkuat daya saing industri halal Indonesia di kancah internasional. []
Wakil Duta Besar dan Konsul Jenderal Kedutaan Besar Filipina untuk Indonesia, Gonaranao B. Musor, menegaskan bahwa pengakuan bersama mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama perdagangan halal berbasis kerangka antar pemerintah.
“Penandatanganan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama perdagangan halal antara Indonesia dan Filipina,” ujarnya.
Kepala Urusan Luar Negeri Kedutaan Besar Meksiko untuk Indonesia, Rodrigo Vazquez Ortega, menilai kerja sama tersebut sebagai kelanjutan konkret hubungan bilateral yang telah dibangun sejak 2024.
“Ini merupakan dampak nyata dari kerja sama Indonesia dan Meksiko yang telah dimulai pada 2024.,” katanya.
Melalui perluasan pengakuan internasional ini, BPJPH berharap terbentuknya sistem perdagangan halal yang semakin terstandar, transparan, dan saling terhubung antarnegara. Selain itu, penguatan jejaring pengakuan global ini mencerminkan kepercayaan pasar internasional terhadap sertifikasi halal Indonesia, memperluas penetrasi ekspor produk nasional, serta pada akhirnya memperkuat daya saing industri halal Indonesia di kancah internasional. []